Jauh sebelum Komodo dan Raja Ampat muncul di peta charter yacht, Kepulauan Maluku — Kepulauan Rempah-rempah yang asli — adalah destinasi paling diperebutkan di dunia. Selama berabad-abad, pala, cengkih, dan fuli dari pulau-pulau vulkanik mungil ini mendorong penjelajahan global, memicu perang, dan membentuk dunia modern.
Kini, Kepulauan Maluku menghadirkan pengalaman penyewaan yacht paling kaya secara historis dan paling jarang dikunjungi di Indonesia.
Yang patut dilihat dan dilakukan
Banda Neira
Permata Maluku. Pulau mungil ini pernah menjadi episentrum perdagangan pala dunia. Jelajahi Fort Belgica (benteng kolonial Belanda), susuri perkebunan pala yang masih beroperasi, dan menyelam di aliran lava legendaris Gunung Api — tempat karang secara spektakuler merebut kembali batuan vulkanik, salah satu dari sepuluh situs selam terbaik di dunia.
Ambon
Pintu gerbang kota menuju Maluku. Ambon menawarkan penyelaman muck yang luar biasa (salah satu lokasi makrofotografi terbaik di dunia), gereja-gereja kolonial Portugis, dan pasar lokal yang ramai. Sebagian besar pelayaran charter di Maluku dimulai dan berakhir di sini.
Saparua & pulau-pulau luar
Perkebunan cengkih bersejarah, benteng-benteng Belanda, dan terumbu yang masih utuh. Garis pantai Saparua yang spektakuler dan warisan budayanya menjadikannya persinggahan yang kaya antara Ambon dan Banda.
Contoh rencana perjalanan 10 malam
Hari 1–2: Ambon — penyelaman muck, eksplorasi kota, perbekalan. Hari 3–4: Saparua & Nusa Laut — perkebunan cengkih, menyelam di sepanjang dinding terumbu, sejarah kolonial. Hari 5–7: Kepulauan Banda — Fort Belgica, menyelam di Gunung Api, dinding terumbu Hatta Island, kunjungan ke perkebunan pala. Hari 8–9: Pulau-pulau luar — snorkeling yang murni, pantai tak berpenghuni, pertemuan pelagis. Hari 10: Kembali ke Ambon.
Waktu terbaik untuk berkunjung
Kepulauan Maluku menawarkan dua jendela waktu terbaik: September–November dan Maret–Mei. Periode peralihan ini menghadirkan laut yang lebih tenang dan visibilitas yang sangat baik. Desember–Februari membawa curah hujan tinggi; Juni–Agustus bisa berangin.
Mengombinasikan Maluku dengan wilayah lain
- Maluku → Raja Ampat (14+ malam): Penyeberangan klasik Laut Banda — dari sejarah rempah hingga terumbu karang terkaya di dunia
- Maluku → Triton Bay (10+ malam): Terus ke timur dari Banda hingga Triton Bay di Papua untuk hiu paus dan penyelaman yang murni
- Sulawesi → Maluku (10+ malam): Dari Bunaken/Togean, melintasi Laut Banda, hingga Ambon
Tertarik? Hubungi kami untuk menjelajahi opsi penyewaan yacht di Maluku.











